Minggu, 07 Maret 2010

Introduction.. waRniNipun laPorAn kEuanGan.


Hari pertama masuk kelas FSA..
Masih standartlah, perkenalan, masih nyantai, tapi yang bikin ga lupa adalah kita dipaksa untuk me-rewind lagi ingatan mengenai laporan keuangan.. yang mana udah lama ditinggalin tuh makul dari semester 3 haha.. lama bangetttt.

Jujur aja, gw sendiri masih suka kebalik-balik.. hahaha..
buat apa ngapalin. Namun ya, ya mbok dipahami gitu lo nduk!

Oke oke, Aku akan rewind tentang macem laporan keuangan dan harus bisa memahami ya.. sekali baca bisa langsung nglotok di luar kepala.

Laporan keuangan merupakan laporan yang menunjukan posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode tertentu. Nah terdapat 5 (LIMA) laporan:
  1. Neraca (Balance sheet): Posisi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu.
  2. Laporan Rugi/ Laba (Income Statement): performa pada periode tertentu.
  3. Laporan Arus Kas (Cash Flow)
  4. Laporan Perubahan Modal (Equity)
  5. Catatan Penjelasan atas Laporan Keuangan
Jika kita melihat laporan perusahaan yang sudah terbuka/ tbk (go public), yang kita lihat pasti Neracanya bukan Arus kasnya. Kenapa? Karena Arus kas istilahnya merupakan jantung perusahaan. Nah loh? Bingung ngga..

Kalo dibikin cerita gini ni permisalannya..
Semisal kita kenalan sama orang baru. Awal-awal pasti nanyain: namanya siapa? trus Oh, rumahnya mana? Nah ini kita melihat Neraca. Ditilik dari artinya, Neraca merupakan posisi keuangan. Kalo dihubungkan, melihat neraca sama dengan melihat luarnya perusahaan itu besar atau kecil, orang itu kaya atau miskin. Jadi menunjukkan di mana sih posisi suatu perusahaan itu, dilihat oleh pihak luar.

Kemudian kita bertanya lebih dalam.. Hmm kamu kerja ya, pekerjaannya apa? atau kamu kuliah atau sekolah, di mana? Nah ini kita melihat Laporan Rugi/ Laba (Income Statement).
Income statement menunjukkan performa suatu perusahaan. Pada orang tadi, dengan dia bekerja atau kuliah kita melihat kinerja atau performa orang tersebut. Sama juga, pada perusahaan akan menunjukkan performanya pada periode tertentu.

Nah ini dia, kalau soal Arus Kas sama saja kalau kita bertanya ke orang tersebut mengenai:
Isi DOMPET-mu berapa sih? Apa aja isinya?
Orangnya pasti berubah ekspresinya dong....
Haha..
Kalau kata dosen FSA, Mr.Handono, kalian mau minta ditonjok kalo nanya soal dompet itu orang.
Jadi gambarannya seperti itu. Arus Kas bersifat cash bases, jadi menunjukkan transaksi sebenarnya yang sudah terjadi pada perusahaan tersebut.


Sekarang, ngomongin soal IS (income statement) dan CF (cash flow).
IS, isinya:
Revenue dan Beban..
CF, isinya:
O.perating
I.nvestment
F.inancing
Trus apa bedanya Beban (Expense) sama Biaya (Cost) ya??
Kayanya selama ini kita salah kaprah kan, kayanya sama aja deh. Nah, skrng harus mulai bisa ngebedain ya..
Jadi, kalau Beban (expense) itu uang yang sudah pasti dikeluarkan.. kalau Biaya (cost) itu masih bersifat kira-kira, belum diyakini..
Ilustrasinya gini, Pada saat kita membuat roti dan rotinya udah mateng trus kita ngitung nih. Habisnya duit gw tadi buat beli tepung, coklat, mentega, gula, cherry, dll. itu berapa berapa sih? Itu semua adalah BEBAN/expense.
Kalau gini.. Ah gw mau bkin kandang ayam, dihitung tuh kira-kira beli kayu sekian, beli paku sekian, beli lem sekian.. semua masih dalam perkiraan itu namanya BIAYA/cost.

That's all..
Yg plus minus gw dapet di kelas pertama.. Pasti setelahnya anak-anak makin paham soal laporan keuangan. Walaupun kita bukan akuntan tapi kan insyaAllah sebagai manajer kudu paham mengenai pemahaman dasarnya..


Chapter 1, Rabu 17 Februari 2010

2 komentar:

  1. eh beneran cost itu mksdnya kayak gtu? kata siapa lisy?? nah klo COGS gmn dong? emg itu biaya yg cuma dikira2 doank ya? aduuh saya jd bingung ",?

    BalasHapus
  2. iya tut..

    eh sblmnya thank you udh follow, aku follow back ya ^^

    Itu pernyataan Mr.Handono, dosen FSA-ku. Iya pengertiannya begitu, kalau soal COGS dan ada cost lain itu dia jga bilang ya udah diikutin aja. Yg penting ngerti maksudnya kalo itu beban, cuman istilahnya dri dulu kebawanya cost.

    BalasHapus